MenPAN-RB : WTP Bukan Prestasi

E-mail

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menyebutkan predikat Wajat Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih oleh sejumlah pemerintah daerah di Aceh dari BPK RI bukanlah sebuah prestasi yang mesti dibanggakan.

Hal demikian diungkapakn MenPAN RB pada Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Forkompanda-RB) yang berlangsung di kantor gubernur Aceh, Senin (21/03).

Yuddy mengingatkan Pemerintah daerah di seluruh Aceh bahwasanya predikat WTP merupakan sebuah kewajiban yang harus dicapai oleh setiap pemerintah daerah. Menurutnya, jika masih ada daerah yang belum mampu meraih WTP maka dengan sendirinya Pemerintah daerah setempat belum melaksanakan klewajibannya.

“Pemerintah sudah merubah paradigma, tidak lagi melihat WTP sebagai prestasi, tapi kewajiban, kewajiban menggunakan dengan baik dan melaporkan dengan baik, jadi kalau belum berarti belum melaksanakan WTP,”ujarnya.

Yuddy meminta seluruh Pemerintah daerah untuk menggunakan dan melaporkan anggaran dengan baik sebagai sebuah tanggungjawab moral kepada masyarakat. Ia berharap seluruh pemerintah daerah di Aceh bisa meraih WTP.

Seperti diketahui dari 23 kabupaten dan kota di Aceh,  masih snagat minim  daerah yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh pada tahun 2015 silam. Pemerintah Provinsi Aceh, bahkan tidak pernah sekalipun meraih predikat tersebut dari BPK RI.

Share
comments