BI Aceh Siapkan Rp100 Miliar Uang Tukar

E-mail

Bank Indonesia Perwakilan Aceh menyiapkan uang sebanyak Rp100 miliar pecahan kecil untuk penukaran menjelang lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Untuk lebaran tahun ini, kami menyiapkan uang pecahan kecil sebanyak Rp100 miliar yang akan ditukarkan masyarakat menjelang lebaran," kata Kepala Perwakilan BI Aceh Ahmad Farid di Banda Aceh, Kamis.

Menurut Ahmad Farid, jumlah Rp100 miliar yang disiapkan tersebut berdasarkan perkiraan dengan membandingkan pengalaman tahun sebelumnya. Tahun lalu, jumlah uang tukar pecahan kecil yang terealisasi mencapai Rp90 miliar.

Ahmad Farid mengatakan, BI Aceh membuka tempat penukaran khusus di kawasan Barata, depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Selain itu, penukaran juga bisa dilakukan oleh bank-bank pelaksana.

"Untuk saat ini, penukaran di Barata tidak dibatasi berapa jumlahnya. Mungkin menjelang lebaran akan dibatasi jika penukaran membludak. Tingkat penukaran harian di Barata mencapai Rp1,5 miliar," kata Ahmad Farid menyebutkan.

Selain untuk penukaran pecahan kecil, BI Perwakilan Aceh juga menyediakan uang tukar semua nominal. Jumlah uang tukar semua nominal tersebut mencapai Rp1 triliun.

"Yang satu Rp1 triliun ini untuk penukaran semua pecahan untuk seluruh Aceh. Kalau pecahan kecil, kami menyiapkan Rp100 miliar. Dan itu hanya penukaran di Banda Aceh," ujar Ahmad Farid.

Selain itu Ahmad Farid mengimbau bank-bank pelaksana melayani penukaran uang. Bank Indonesia menyiapkan berapa pun kebutuhan uang tukar untuk bank-bank pelaksana,

"Bank Indonesia sudah menandatangani nota kesepahatan terkait penukaran uang. Bank pelaksana butuh berapa, tinggal kami. Dan kami akan sediakan," ujar Ahmad Farid.

Ahmad Farid juga mengimbau bank-bank pelaksanaan memenuhi semua ATM memilik mereka saat lebaran nanti, sehingga masyarakat tetap terlayani.

"Lebaran nanti kan libur panjang. Jadi, semua ATM bank pelaksana harus penuh. Jangan sampai pelayanan keuangan masyarakat terhambat karena ATM kosong atau tidak ada uang," kata Ahmad Farid.(Antara)

Share
comments